Status anda telah di perbarui.
Timeline anda telah di update.
Pink, pink, pink.
"hwaaaaa!!!!!!!!" lama lama bisa frustasi nih gue!, udah 1 bulan terakhir gue sebarin di facebook, twitter, bahkan gue tanya sama temen temen BBM gue, tapi mengapa, mengapa?.
#lebay mode on
padahal gue udah tanya ke mantan mantan gue yang udah se gudang.
#aduh, tau arti cinta aja kagak, gimana bisa punya pacar, punya setengah aja enggak.
Tolong! Gue butuh orang yang bisa ngajarin gue ngeremix lagu!.
"aduh pj!, kenapa sih kamu?! Kertas pececeran, laptop ditinggal di meja, BB kamu aku calling nggak diangkat angkat!" kata kata itu menghempaskan aku dari
lamunanku.
"angel!!!!!, hu hu hu, aku butuh orang yang bisa ngajarin aku nge remix lagu!!!!!, hwa, hwa, hwa" kuperkirakan cicak yang baru makan kodok bisa masuk ke mulutku tanpa harus ke tempat fitnes.
"ya tuhan, PJ!, cuma itu doang?!, kirain apaan!"
"hwa!!!!!, kenapa sih loe malah marahin gue!, hwa!!!!!"
kayaknya diameternya tambah 2,75 cm.
"aduh, udah deh PJ, oke aku bakalan minta temenku ngajarin loe ngeremix lagu"
"angel, kenapa loe nggak bilang sama gue kalo elo punya temen yang bisa ngeremix lagu?!"
"aduh PJ, dia nggak bisa ngeremix
tapi otaknya encer kalo masalah aplikasi aplikasi yang baru dia peajarin"
ok gue bisa tenang
"hwa!, maasih angel, you're realy my angel!"
"ia ia! Udah."
-------------------
dan disinilah gue sekarang, duduk ngeiatin laptop di samping cowok so cooooooollllllllllll.......,
mata gue sih liat yang di ajarin tapi pikiran gue, melayang kemana mana.
"PJ! Udah 5 kali aku ngulangin, angan nglamun terus dong, kalo kaya gini gue berhenti ah ngajarin loe nge remix lagu"
"eh iya, iya maaf, tapi please jangan berhenti, gue pingin ngeremix lagu"
"ya udah mangkanya serius" sayangnya, dia dingin.
--------
"gimana?, udah bisa?"
"ah?, dikit, tapi makasih ya!"
"ok. Huft untung aja aku masih sabar ngajarin orang yang kerjaanya ngelamun terus"
"apa!, daripada zombie, kemana mana matanya merem terus"
"gue sipit PJ"
"oh. Ohya goes yuk, udah lama gue enggak naik sepeda"
"PJ loe ngledek gue ya?!"
welk, ejekku mejulurkan lidah, aduh, mukaku di siram pake air.
"RAFAEL JAIL!"kataku sambil ngejar dia.
Perasaan gue udah lari cepet deh
tapi kenapa nggak kekejar sih?.
"auw!," gue jatuh karena kesandung lubang kecil
"PJ!, loe nggak pa pa"
"auw, gue nggak pa pa, tapi.." gue ngelus mata kaki gue yang bengkak.
Aduh, ini bisa di pause bentaaar aja?. Gila!, rafael ngebopong gue.
Gue cuma bisa diam beribu kalimat #kalo beribu kata masih terlalu sedikit ya nyonya nyonya dan tuan tuan.
-------
"loe sih, lari nggak liat jalan"
"so, sorry" gue spechles, tapi bukan karena malu, melainkan
karena muka gue merah liat rafael ngobatin kaki gue
#emang ada bedanya ya adek adek?.
Rafael liat muka gue yang merah, matih gue
"kenapa muka lo merah?"
"egh, enggak, gue nggak..."
"loe suka ya sama gue ya...?" ucapnya dengan nada ngerayu
"e, eng, anu,itu"
wajah rafael makin dekat sama wajah gue, makin deket, matanya natap mata gue, begitupun sebaliknya, kayaknya udah deket banget, sampek gue bisa ngerasain nafasnya, gue merem. Dan....,
"booo!, hahaha april moob"
"what!" gue cuma bisa melongo.
"hahaha, gue tuh ngejain loe" welk.
"rafael jahat!"
"hehehe, maaf, tadi gue ngerjain loe karena,......"
------
aaaa!!!! Gue telat, gue cepet cepet ngeberhentiin taksi, dan pergi ke dinnesto cafe.
-------
"PJ, loe terlambat lagi!" ucap cowok yang ngajak diner gue
"ya maaf raf, kamu kan tau sendiri aku kayak gimana"
yah dialah orangnya, rafael L. T.
Cowok tang pernah ngajarin gue ngeremix lagu 2 bulan lalu, sekarang ngajarin gue tentang cinta, nggak tau kenapa ternyata dia udah merhatiin gue jauh sebelum gue kenal sama dia
*FLASHBACK*
"hehehe, maaf, tadi gue ngerjain loe karena...., karena gue mau tau apa loe suka sama gue, soalnya gue juga suka sama loe"
what, someone in there cubit gue, ini mimpi ya kayaknya, AUW!
"rafael sakit kenapa loe nyubit gue"
"abisnya loe ngelamun sih"
"maaf"
"jadi gimana?, loe beneran nggak suka sama gue, ya udah kalo gitu, aku mau pergi"
ucapnya sambil berjalan pergi
"rafa tunggu!, AUW!"
gue jatuh gara gara kaki gue yang keseleo, dan rafa udah keluar dari kamar gue sebelum gue teriak tadi
"ah! Kenapa sih loe pergi!, gue cuma mau ngomon kalo gue juga suka sama loe!"
brak, pintu kamar gue kebuka, eh salah, kebanting ke samping.
"ye! Makasih PJ udah nerima gue"
sialan jadi dia di balik pintu, tapi badan gue kerasa nyaman waktu dia meluk gue
"au sakit rafa" ucapku karena rafa nyenggol kakiku yang sakit sambil memanyunkan bibir, tapi gue ngerasa bibir gue hangat saat bibir kami bersentuhan. Rafa nyium gue.
"girl, i love you"
------
"kamu belum jawab kataku waktu itu" ucapnya manyun
"yang mana?" gue bingung
"waktu aku bilang 'girl i love you' itu"
"ok, aku jawab sekarang. Remix musik i miss you"
"kok remix musik" ucapnya manyun (lagi!)
"soalnya gara gara remix music, kitajadi ada di sini" ucapku sambil memeluknya
-------------end---------------
Timeline anda telah di update.
Pink, pink, pink.
"hwaaaaa!!!!!!!!" lama lama bisa frustasi nih gue!, udah 1 bulan terakhir gue sebarin di facebook, twitter, bahkan gue tanya sama temen temen BBM gue, tapi mengapa, mengapa?.
#lebay mode on
padahal gue udah tanya ke mantan mantan gue yang udah se gudang.
#aduh, tau arti cinta aja kagak, gimana bisa punya pacar, punya setengah aja enggak.
Tolong! Gue butuh orang yang bisa ngajarin gue ngeremix lagu!.
"aduh pj!, kenapa sih kamu?! Kertas pececeran, laptop ditinggal di meja, BB kamu aku calling nggak diangkat angkat!" kata kata itu menghempaskan aku dari
lamunanku.
"angel!!!!!, hu hu hu, aku butuh orang yang bisa ngajarin aku nge remix lagu!!!!!, hwa, hwa, hwa" kuperkirakan cicak yang baru makan kodok bisa masuk ke mulutku tanpa harus ke tempat fitnes.
"ya tuhan, PJ!, cuma itu doang?!, kirain apaan!"
"hwa!!!!!, kenapa sih loe malah marahin gue!, hwa!!!!!"
kayaknya diameternya tambah 2,75 cm.
"aduh, udah deh PJ, oke aku bakalan minta temenku ngajarin loe ngeremix lagu"
"angel, kenapa loe nggak bilang sama gue kalo elo punya temen yang bisa ngeremix lagu?!"
"aduh PJ, dia nggak bisa ngeremix
tapi otaknya encer kalo masalah aplikasi aplikasi yang baru dia peajarin"
ok gue bisa tenang
"hwa!, maasih angel, you're realy my angel!"
"ia ia! Udah."
-------------------
dan disinilah gue sekarang, duduk ngeiatin laptop di samping cowok so cooooooollllllllllll.......,
mata gue sih liat yang di ajarin tapi pikiran gue, melayang kemana mana.
"PJ! Udah 5 kali aku ngulangin, angan nglamun terus dong, kalo kaya gini gue berhenti ah ngajarin loe nge remix lagu"
"eh iya, iya maaf, tapi please jangan berhenti, gue pingin ngeremix lagu"
"ya udah mangkanya serius" sayangnya, dia dingin.
--------
"gimana?, udah bisa?"
"ah?, dikit, tapi makasih ya!"
"ok. Huft untung aja aku masih sabar ngajarin orang yang kerjaanya ngelamun terus"
"apa!, daripada zombie, kemana mana matanya merem terus"
"gue sipit PJ"
"oh. Ohya goes yuk, udah lama gue enggak naik sepeda"
"PJ loe ngledek gue ya?!"
welk, ejekku mejulurkan lidah, aduh, mukaku di siram pake air.
"RAFAEL JAIL!"kataku sambil ngejar dia.
Perasaan gue udah lari cepet deh
tapi kenapa nggak kekejar sih?.
"auw!," gue jatuh karena kesandung lubang kecil
"PJ!, loe nggak pa pa"
"auw, gue nggak pa pa, tapi.." gue ngelus mata kaki gue yang bengkak.
Aduh, ini bisa di pause bentaaar aja?. Gila!, rafael ngebopong gue.
Gue cuma bisa diam beribu kalimat #kalo beribu kata masih terlalu sedikit ya nyonya nyonya dan tuan tuan.
-------
"loe sih, lari nggak liat jalan"
"so, sorry" gue spechles, tapi bukan karena malu, melainkan
karena muka gue merah liat rafael ngobatin kaki gue
#emang ada bedanya ya adek adek?.
Rafael liat muka gue yang merah, matih gue
"kenapa muka lo merah?"
"egh, enggak, gue nggak..."
"loe suka ya sama gue ya...?" ucapnya dengan nada ngerayu
"e, eng, anu,itu"
wajah rafael makin dekat sama wajah gue, makin deket, matanya natap mata gue, begitupun sebaliknya, kayaknya udah deket banget, sampek gue bisa ngerasain nafasnya, gue merem. Dan....,
"booo!, hahaha april moob"
"what!" gue cuma bisa melongo.
"hahaha, gue tuh ngejain loe" welk.
"rafael jahat!"
"hehehe, maaf, tadi gue ngerjain loe karena,......"
------
aaaa!!!! Gue telat, gue cepet cepet ngeberhentiin taksi, dan pergi ke dinnesto cafe.
-------
"PJ, loe terlambat lagi!" ucap cowok yang ngajak diner gue
"ya maaf raf, kamu kan tau sendiri aku kayak gimana"
yah dialah orangnya, rafael L. T.
Cowok tang pernah ngajarin gue ngeremix lagu 2 bulan lalu, sekarang ngajarin gue tentang cinta, nggak tau kenapa ternyata dia udah merhatiin gue jauh sebelum gue kenal sama dia
*FLASHBACK*
"hehehe, maaf, tadi gue ngerjain loe karena...., karena gue mau tau apa loe suka sama gue, soalnya gue juga suka sama loe"
what, someone in there cubit gue, ini mimpi ya kayaknya, AUW!
"rafael sakit kenapa loe nyubit gue"
"abisnya loe ngelamun sih"
"maaf"
"jadi gimana?, loe beneran nggak suka sama gue, ya udah kalo gitu, aku mau pergi"
ucapnya sambil berjalan pergi
"rafa tunggu!, AUW!"
gue jatuh gara gara kaki gue yang keseleo, dan rafa udah keluar dari kamar gue sebelum gue teriak tadi
"ah! Kenapa sih loe pergi!, gue cuma mau ngomon kalo gue juga suka sama loe!"
brak, pintu kamar gue kebuka, eh salah, kebanting ke samping.
"ye! Makasih PJ udah nerima gue"
sialan jadi dia di balik pintu, tapi badan gue kerasa nyaman waktu dia meluk gue
"au sakit rafa" ucapku karena rafa nyenggol kakiku yang sakit sambil memanyunkan bibir, tapi gue ngerasa bibir gue hangat saat bibir kami bersentuhan. Rafa nyium gue.
"girl, i love you"
------
"kamu belum jawab kataku waktu itu" ucapnya manyun
"yang mana?" gue bingung
"waktu aku bilang 'girl i love you' itu"
"ok, aku jawab sekarang. Remix musik i miss you"
"kok remix musik" ucapnya manyun (lagi!)
"soalnya gara gara remix music, kitajadi ada di sini" ucapku sambil memeluknya
-------------end---------------

