Blink- takut jatuh cinta:

Aku juga ingin jatuh cinta

seperti yang lainya

kini saatnya aku jatuh cinta

karena dia nyatakan cinta



Gila, kenapa sih semua orang gampang banget dapetin cinta, sedangkan gue, cowok ngelirik gue aja enggak ada, nasip, nasip.

"kenapa sih cill?"

"ah!?, ify, kagetin aja"

"kamu kenapa ngelamun?"

"ak, aku bingung, kenapa semua orang bisa ngerasain cinta, tapi kenapa aku enggak?"

"aduh pricilla, kamu tuh jangan lulgu dong, masak kamu belum ngerasain jatuh cinta"

"tapi fy, aku nggak tau rasanya jatuh cinta?"

"aduh, jatuh cinta itu rasanya, dag dig dug, trus malu, spechles, gugup, pokoknya canggunglah kalo deket sama dia" instruksi ify menghempaskanku pada 1 nama. Indra Fahmi Bobby.

"apa ?, loe suka sama bobby, kakak kelas itu?!" ha?, dia bisa baca pikiran gue?, eh enggak bukan dia nggak bisa, tapi tadi nggak sengaja aku menyuarakan isi hatiku.

"tap, tapi, aku juga nggak tau, aku nggak yakin"

"maaf ify,boleh minjem pricilla sebentar?"

"ha?!, iya kak bobby"

aduh kok kak bobby bisa ada di sini sih?

Duh gimana nih?

Gue dibawa kemana ya?, aduh, kok jadi gini sih.

"jadi, kamu suka sama aku cill?"

tuh kan, audh kanapa jadi kayak gini sih

"em,, i, iya kak"

"kalo gitu"

aduh kok wajahnya makin deket sih?. Aduh,aduh, jantungku dag dig dug.

"aku suka sama kamu"

apa?. Ini bukan mimpikan?

"kenapa kamu nggak jawab?"

"a?!, ak, aku juga suka sama kakak"

kulihat senyumanya, duh, jantungku bisa pecah kalo gini terus



tapi ku takut takut jatuh cinta

takut takut patah hatinya

takut takut jadi gila karena cinta



takut takut jatuh cinta

takut takut patah hatunya

takut takut jadi gila karena cinta



----------

huft, aku masih dag dig dug tiap ketemu kak bobby, padahal udah 1 minggu yang lalu kita jadian, hari ini dia ngajak aku ke pantai, so aku bikin cake buat dia, moga dia suka.

"mbak udah sampai"

"ah, ia mas makasih, ini" kataku sambil memberikan uang kepada supir taksi tadi. Aku berjalan ke tempat yang di maksud kak bobby, tapi,



namun bimbang kini yang kurasa

akankah dia setia

atau hanya untuk sementara

membuat aku kecewa



"maaf linzy, aku sama pricilla itu nggak ada apa apa, aku pacaran sama dia cuma mau bikin kamu cemburu, aku rella nglakuin apa aja asalkan aku bisa sama kamu"

"janji?"

"ya!"

"kalau gitu mending kamu putusin ke pricilla, aku takut dia malah sakit hati"

"oke, hari ini aku bakalan jelasin ke dia"

jadi, jadi ini semua cuma permainan, dan, aku cuma boneka, jadi kak bobby nggak pernah suka sama aku?!

"nggak usah capek capek jelasin kak, sekarang aku udah tau kok!" ucapku lantang ditambah tatapin sinisku sukses membuat mereka berdua kaget dan spechless

"pricill, ak, aku bisa jelasin"

"nggak usah repot repot kak aku udah tau kok"

kataku sambil melempar cakeku ke padanya.

Kenapa sih, kenapa harus cinta pertamaku yang kayak gini?.







tapi ku takut takut jatuh cinta

takut takut patah hatinya

takut takut jadi gila karena cinta



kini, di sinilah aku, berasa di panggung bersama ify dan 4 temanku lainya dalam Blink, kelompok girl band remaja.

Peristiwa 2 bulan lalu udah nggak pernah aku pikirkan lagi, aku cuma anggep itu ujian dari tuhan.

Dan sekarang yang aku pikirkan adalah BLINK, keluarga baruku.







tapi ku takut takut jatuh cinta

takut takut patah hatinya

takut takut jadi gila karena cinta



takut takut jatuh cinta

takut takut patah hatunya

takut takut jadi gila karena cinta



tapi ku takut takut jatuh cinta

takut takut patah hatinya

takut takut jadi gila karena cinta



takut takut jatuh cinta

takut takut patah hatunya

takut takut jadi gila karena cinta



tapi ku takut takut jatuh cinta

takut takut patah hatinya

takut takut jadi gila karena cinta



takut takut jatuh cinta

takut takut patah hatunya

takut takut jadi gila karena cinta.



--------------END----------------

Add caption